Meremote Power Point dengan Android

Oke, langsung saja begini caranya :
1. Downoload dan Install aplikasi Unified Remote untuk Android dari Google Play Store.
2. Download dan Install aplikasi Unified Remote untuk PC disini.
3. Koneksikan Android dan PC anda menggunakan wifi. Bisa melalui wireless tethering dari Androidanda atau menggunakan Connectify via PC. Anda juga bisa mengkoneksikan Android dan PC anda via Bluetooth.
4. Buka Unified Remote Server pada PC anda, kemudian jalankan service nya dengan klik tombol Start.
Cara Mengontrol PC via Android (Sebagai Pointer Presentasi Power Point)
5. Buka aplikasi Unified Remote pada Android anda.
Cara Mengontrol PC via Android (Sebagai Pointer Presentasi Power Point)
6. Masuk ke menu Servers untuk memeriksa apakah android sudah terhubung ke Unified Remote Server apa belum.
Cara Mengontrol PC via Android (Sebagai Pointer Presentasi Power Point)
7.  Kalo udah, masuk ke menu Remotes, dan anda sudah bisa mengontrol PC anda dari sini.
Cara Mengontrol PC via Android (Sebagai Pointer Presentasi Power Point)
8. Tinggal pilih aja mau ngotrol apa. Yang paling penting adalah menu Basic Input. Dari sini kita bisa mengontrol Mouse dan Keyboard PC kita.
Cara Mengontrol PC via Android (Sebagai Pointer Presentasi Power Point)
9. Nah, untuk mengontrol slide presentasi ada menu nya sendiri loh, cari menu Slide Show di bawah. Dari menu ini kita bisa mengontrol slide presentasi dari android kita. Keren kan??
Cara Mengontrol PC via Android (Sebagai Pointer Presentasi Power Point)
Cara Mengontrol PC via Android (Sebagai Pointer Presentasi Power Point)
10. Masih banyak lagi fitur lainnya yang bisa sobat Android Kita coba dan explore sendiri :)
Gimana, Keren kan? Silakan anda coba Tutorial Cara Mengontrol PC via Android (Sebagai Pointer Presentasi Power Point) ini. Jika ada pertanyaan, saran, atau tanggapan silakan isi komentar dibawah ya

Download Murattal Thaha Al Junayd

Muhammad Thaha Al Junayd, qari cilik bersuara lembut dan merdu. Selamat mendengarkan mudah-mudahan bisa bermanfaat.

Juz 1

Juz 3
Juz 12
Juz 26
Juz 27
Juz 29 – Juz Tabarak
Juz 30 – Juz Amma

Fenomena Upacara Hari Pahlawan

ceremony

Hari itu sudah menjadi Selasa. Saya tidak lagi upacara bendera. Sengaja saya begitu. Bukan karena tidak ada sebab. Sebab kalau disebab-sebabkan maka akan banyak sebab. Dan saya kira itu memang tidak perlu. Kalau masih dianggap perlu, baca saja buku-buku di Palasari. Itu pasar buku yang ada di Bandung. Naik angkot Buahbatu-Sederhana kalau dari rumah saya. Turun di Jalan Gajah. Jalan sedikit ketemulah dengan banyak penjual buku. Nanti pilih salah satu dari mereka. Lalu tanya sama pedagangnya, ada buku yang bilang nasionalisme ibarat menggigit kemaluan sendiri tidak. Kalau ada beli. Kalau tidak ada, naik lagi angkot Buahbatu-Sederhana ke rumah saya, insyallah nanti saya bajakkan bukunya.

Tapi sumpah, saya sudah sejak SMA dulu paling malas untuk upacara bendera. Makanya setiap pergantian KM (baca; Ketua Murid), setiap itu pula saya melakukan lobby-lobby tingkat tinggi pada pejabat KM baru. Bukan untuk menjilat (ket: sebab saya tahu kalau menjilat mereka rasanya asam. ABG begitu loh!) tapi itu saya sengaja agar saya ditempatkan piket kelas di hari Senin. Hari dimana upacara bendera selalu diselenggarakan, hari dimana yang datang telat dipajang di lapangan upacara, hari dimana anak-anak berlomba berbaris untuk menjadi yang paling belakang, hari dimana pembacaan Pancasila oleh Kepala Sekolah selalu dijadikan gurauan, hari dimana saya selalu datang lebih pagi dari biasanya.

Begitu setiap tahunnya. Selama di kalender masih ada hari Senin, saya konspirasikan agar sayalah mendapatkan kursi empuk petugas piket kelas hari itu. Pokoknya selama Teori Konspirasi masih bisa dijalankan, saya usahakan tidak berupacara. Hingga kemarin akhirnya saya ditanya oleh seorang ibu-ibu di tempat kerja.

“Kok kamu tidak upacara sih?”

“Sudah hobi, Bu” jawab saya sambil cengengesan.

“Hobi kok aneh gitu?”

“Hobi orang kan beda-beda Bu. Namanya juga manusia. Tidak ada yang sama di seluruh dunia ini. Maka wajar saja kan kalau hobinya berbeda-beda”

“Begundal, kamu tidak cinta Indonesia ya?”

“Ya cinta dong, Bu. Jelek-jelek bobrok juga Indonesia tempat saya lahir”

“Cinta apanya? Disuruh upacara saja tidak pernah. Padahal ini kan upacara buat mengenang pahlawan-pahlawan kita”. Kebetulan kemarin tanggal 10 November. Itu hari Pahlawan Indonesia.

‘Yeee… si Ibu mah

“Yee gimana? Itu tanda kamu tuh gak menghormati pahlawan kita yang berjuang dulu”

“Buat saya mencintai tanah air dan menghormati pahlawan itu tidak perlu hari khusus, Bu”

“Kok begitu?”

“Soalnya cinta dan pahlawan saya luas serta banyak”

“Luas dan banyak gimana?”

“Iya saya tuh cinta Indonesia. Tapi cinta juga Malaysia, cinta Brunei, cinta Thailand, cinta Sudan, cinta Palestina, cinta Sudan, cinta Afghanistan, cinta Chechnya, Cinta Filipina, cinta Spanyol, cinta Arab Saudi” begitu kata saya, “Pahlawan saya tersebar di negeri-negeri tadi. Makanya saya mah cinta semua”

“Banyak amat”

“Harus banyak dong, Bu”

“Lha kok malah harus?”

“Buat saya, yang namanya pahlawan itu ya para mujahidin. Tidak adil dong kalau saya cinta Indonesia dan pahlawan Indonesia saja. Kan mujahidinnya tersebar dimana-mana. Jadi mau tidak mau cinta saya harus luas. Tersebar. Menembus sekat-sekat territorial”

“Agrh… kamu ini ada-ada aja. Cari-cari alasan”

“Ibu ini bagaimana. Justru harusnya Ibu bangga pada saya. Sebab cinta saya begitu luas. Saya berani diadu besar mana cinta mereka yang tadi upacara dengan saya. Mau sebanyak apapun orang upacara, cintanya tidak bisa mengalahkan luasnya cinta saya”

“Luas dari Hongkong!”

“Tidak usah jauh-jauh ke Hongkong, Bu. Disini saja kalau mau mendengarkan saya. Toh, meskipun saya cinta Hongkong, saya belum tentu bisa pergi ke Hongkong. Tidak ada uangnya, Bu”

“Hehehe…” si Ibu tertawa.

“Bu, mari kita berandai-andai. Kalaulah cinta Ibu dan saya dibandingkan, cinta Ibu itu hanyalah rahmatan lil Indonesia. Nah, sedangkan saya rahmatan lil alamin

“Hehehe…”

“Di negeri apapun kita hidup, mau di Timbuktu atau di Etophia, yang terpenting adalah kita menjadikan diri kita sebagai makhluk yang paling bertaqwa sekaligus cantik (seperti saya, itu dalam hati saya). Makhluk yang berguna bagi dunia karena perbuatan baiknya. Yang semata-mata didasari atas nama Allah dan agamanya”

“Hehehe… iya Pak Ustadz” Si Ibu ketawa sambil menyindir (barangkali)

“Ibu sepakat tidak?”

“Ya sepakat aja sih tapi masa pahlawan di negara orang dihormati juga”

“Namanya juga Mujahidin, Bu. Mau di negeri mana pun ya harus dihormat. Mereka itu generasi terbaik setelah generasinya Rasulullah.”

“Ntar gimana kalau tentara negara kita perang dengan tentara negara lain atau mujahidin versi kamu? Mau kamu anggap mereka pahlawan juga?”

“Bu, yang namanya Mujahidin itu pantang perang dengan sesama muslim. Kan sesama Muslim itu saudara. Innamal mukminuna ikhwah. Lagian tentara atau pahlawan yang benar itu pasti perangnya karena didasari nama Allah semata. Selain itu hendaknya dipertanyakan lagi status ketentaraan dan kepahlawanan mereka. Kecuali kalau konteksnya seperti yang saya bilang tadi, tentara/pahlawan yang rahmatan lil Indonesia atau yang rahmatan lil alamin

“Serem ah ngobrol ma kamu. Kayak teroris aja”

“Kok teroris sih, Bu? Memangnya kalau saya teroris bagaimana, Bu? Apa wajah imut-imut begini seperti teroris ya?”

“Hehehe…”

“Jadi tidak salah kan kalau saya punya pendapat begitu?”

“Nggak salah sih. Cuman serem aja”

“Biarin ah seram juga. Yang penting saya masih tetap imut. Benar kan, Bu?”

“Terserah kamu deh. Hehehe…”

http://edukasi.kompasiana.com/2012/02/18/fenomena-upacara-hari-pahlawan-436514.html

Bedah Buku “Udah Putusin Aja!” – Ustadz Felix Siauw DFM

udah-putusin-aja-cover

Bedah buku “Udah Putusin Aja”, karangan Ustadz Felix Siauw (@felixsiauw) di DFM, Rabu 27 Februari 2013. Versi ini telah memotong part iklan dan lagu yang diambil dari versi originalnya, juga telah dikompresi menjadi hanya 10MB.

Silakan didownload ::DISINI::

Islam tidak pernah mengharamkan cinta. Islam mengarahkan cinta agar ia berjalan pada koridornya. Bila bicara cinta di antara lawan jenis, satu-satunya jalan adalah dengan pernikahan, yang dengannya cinta menjadi halal dan penuh keberkahan. Sebaliknya, Islam melarang keras segala jenis interaksi cinta yang tiada halal. Bukan karena apa pun, tapi karena Islam adalah agama yang memuliakan manusia dan mencegah kerusakan-kerusakan yang akan terjadi pada diri manusia itu sendiri.

Sialnya, kaum Muslim kini hidup dalam kungkungan masyarakat yang sebagian besar salah kaprah dalam cinta. Karenanya tidak dikenal lagi kesakralan pernikahan dan kesucian diri, apalagi kehormatan dan kemuliaan jiwa. Semua sudah terganti dengan pergaulan bebas, ada yang menyebutnya pacaran, teman tapi mesra, dibalut dalam alasan kakak-adik, teman dekat, ataupun yang lainnya.

#UdahPutusinAja, sebab apa pun namanya, kelak akan bersaksi seluruh bagian tubuh di depan Allah. Karenanya, sedari dini mari mendidik cinta, mengajarinya agar ia bersemi dalam taat, bukan direndahkan oleh maksiat. Ajarkan cinta agar ia benar hingga membuat pemiliknya terhormat, bukan nista yang ditanggung karena terbuai cinta yang terlaknat.

Mengenal Bandwidth

Bandwidth / Lebar pita (bahasa Inggris: bandwidth) dalam teknologi komunikasi adalah perbedaan antara frekuensi terendah dan frekuensi tertinggi dalam rentang tertentu. Sebagai contoh, line telepon memiliki bandwidth 3000Hz (Hertz), yang merupakan rentang antara frekuensi tertinggi (3300Hz) dan frekuensi terendah (300Hz) yang dapat dilewati oleh line telepon ini.

Pengertian Bandwidth

Bandwidth adalah luas atau lebar cakupan frekuensi yang digunakan oleh sinyal dalam medium transmisi. Dalam kerangka ini, Bandwidth dapat diartikan sebagai perbedaan antara komponen sinyal frekuensi tinggi dan sinyal frekuensi rendah. frekuensi sinyal diukur dalam satuan Hertz. sinyal suara tipikal mempunyai Bandwidth sekitar 3 kHz, analog TV broadcast (TV) mempunyai Bandwidth sekitar 6 MHz. Bandwidth diartikan juga sebagai takaran jarak frekuensi. Dalam bahasa mudahnya, adalah sebuah takaran lalu lintas data yang masuk dan yang keluar. Dalam dunia hosting, kita di berikan jatah Bandwidth setiap bulan tergantung seberapa dalam kita merogoh kocek. Habisnya Bandwidth ditentukan seberapa banyak kita mengupload atau mendownload. Makin banyak anda melakukan aktivitas upload, ditambah makin banyaknya pengunjung yang mengakses, maka makin berkurang jatah Bandwidth yang diberikan. Misalkan, http://www.namasitus.com diberi jatah Bandwidth sebesar 1,5 Giga dalam sebulan. Dan sudah sejak bulan Desember rasanya jatah Bandwidth yang diberikan kurang. Pada bulan Desember, jatah Bandwidth habis sehari sebelum tahun baru. Dan berturut-turut bulan Januari, Februari, Maret dan April habis dalam 3 minggu. Otomatis, dalam seminggu terakhir didats.net tidak bisa diakses.

Macam-macam Paket Bandwidth yang kita sering dengar

– Paket Dedicated rasio 1:1,

Misal pelanggan berkangganan internet dedicated 512kbps 1:1, maka Bandwidth 512 kbps menjadi hak penuh satu pelanggan dan tidak dibagi dengan pelanggan lain.

– Paket Dedicated rasio 1:2,

misal pelanggan berlangganan internet dedicated 512 kbps 1:2, maka bandwidth 512 kbps dipakai secara bersamaan untuk dua pelanggan. dua pelanggan bersaing dalam menggunakan bandwidth 512 kbps. Semakin besar pembaginya semakin menurun bandwidth yang diperoleh, namun semakin murah harganya.

– Paket Burstable atau Up to,

sejumlah bandwith dengan ukuran tertentu dibagi pakai untuk banyak pelanggan. Misal paket Up to 1 Mbps. Satu pelanggan bisa memperoleh bandwidth sampai satu mega bit per second, tetapi biasanya tidak ada garansi minimal bandwidth yang diperoleh. Contoh paket ini adalah telkom speedy. Jadi jangan berharap terlalu banyak memperoleh nilai ukur yang sebesar maksimal yang diberikan. Kalau bisa sampai maksimal keuntungan bagi anda. Dengan lebih sering mengukur kecepatan akses internet paket ini dapat memberikan gambaran rata-rata kecepatan yang diperoleh.
Setelah beberapa hal diatas kita mengerti dan fahami saatnya mengukur kecepatan internet. Seberapa jauh kecepatan akses internet antara harapan dan kenyataan dapat dimengerti. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, masing-masing cara memiliki kekurangan dan kelebihan. Menurut saya pakailah beberapa cara dan lakukan dalam beberapa kali pengukuran. Kesimpulan bisa diambil jika sudah dilakukan pengukuran beberapa kali.

dan website yang sering kita gunakan untuk mengukur Bandwidth antara lain
-?Telkom Speedy Speed Test

– Indosat 3G Speed Test

-?Volunter Bandwidth Test

-?Sijiwae Bandwidth Test

BandwidthTest Luar Indonesia:
– Speed Test

beeline bandwidth test

dslreports.com/speedtest

bandwidth test. co.uk

sumber: http://memantau.blogspot.com

Mengatasi SMS yang Berubah Menjadi MMS pada Android Samsung Galaxy

kenapa saat mengirimkan SMS lebih dari 3 SMS (480 karakter), format SMS akan berubah menjadi MMS. Tidak hanya saat Anda mengetik saja, ketika Anda menerima SMS lebih dari 480 karakter dan ingin meneruskan (forward) ke orang lain, pesan akan dikonversi menjadi MMS.

Kejadian ini pada umumnya dialami oleh pengguna Samsung Galaxy dari berbagai seri. Hal ini tentu saja akan sedikit merepotkan bila Anda ingin mengirimkan SMS yang panjang kepada teman atau kerabat.

Agar pesan SMS tidak berubah menjadi MMS, Anda dapat melakukan beberapa hal, yaitu:

  1. Persingkat isi pesan atau kata-kata yang digunakan agar SMS tidak lebih dari 480 karakter (3 SMS). Tentu saja proses ini memiliki kelemahan, selain tidak praktis, selain itu bila kata-katanya terlalu disingkat, bisa menimbulkan kebingungan bagi si penerima SMS.
  2. Cara yang kedua adalah dengan mengirim SMS sebanyak dua kali atau lebih. Anda dapat saja menulis SMS maksimal sebanyak 480 karakter lalu mengirimnya, setelah itu tulis SMS berikutnya. Cara ini tentu saja akan membuat tampilan SMS cukup berantakan di sisi penerima dan belum tentu diterima secara berurutan
  3. Cara ketiga, dan cara ini yang saya anjurkan adalah dengan menginstall aplikasi SMS atau Messaging buatan pihak ketiga, misalnya GO SMS Pro atau Handcent SMS. Dengan kedua aplikasi tersebut, Anda dapat mengirimkan SMS lebih dari 3 halaman tanpa masalah (saya pernah mencobanya sampai 12 halaman).

Untuk Mendownload GO SMS Pro atau Handcent SMS, silahkan kunjugi Android Market yang saat ini sudah berubah nama menjadi Play Store. Walau ada embel-embel ”pro”, namun aplikasi ini gratis, Anda hanya akan dikenakan biaya data/pulsa saat mendownload aplikasinya. Bila sudah menggunakan paket internet unlimited, maka tidak ada biaya tambahan sama sekali.

Apabila Anda tidak tahu cara menginstall aplikasi Android, silahkan membaca artikel: Tiga Cara Install Aplikasi Android.

Demikianlah artikel cara menulis SMS lebih dari tiga halaman tanpa merubahnya menjadi MMS pada handphone Android, khusunya HP Samsung Galaxy. Semoga bermanfaat :)

Sebelum Melakukan Factory Reset atau Menjual Handphone Android

Apabila performa handphone atau tablet Android Anda sudah menurun, atau terjadi masalah pada software, wifi, Bluetooth atau lainnya, maka disarankan untuk melakukan Factory reset Android.

Factory reset sebaiknya juga dilakukan sebelum Anda menjual atau memberikan handphone / tablet Android ke orang lain agar data-data milik Anda tidak dapat dibaca. Pada artikel kali ini juga akan dijelaskan cara format memory card hp atau tablet dan juga tips agar data yang sudah dihapus tidak dapat dikembalikan lagi.

Berikut cara melakukan Factory Reset Android:

  1. Tekan tombol HOME
  2. Tekan tombol MENU
  3. Klik Settings (Pengaturan)
  4. Klik Privacy (Privasi)
  5. Klik Factory Data Reset (reset data pabrik)

Untuk yang menggunakan OS Ice Cream Sandwich sbb:

  1. Tekan/Sentuh tombol HOME
  2.  Tekan tombol MENU
  3. Klik System Settings
  4. Klik Backup & Reset
  5. Klik Factory Data Reset
  6. Klik Reset Phone

Factory reset akan menghapus semua data dan aplikasi yang tersimpan, oleh karena itu sebaiknya Anda melakukan persiapan terlebih dahulu, yaitu dengan cara membackup data dan aplikasi yang tersimpan pada tablet atau handphone Android Anda.

Catatan: Anda tidak diharuskan melakukan semua tahapan dibawah. Lakukan saja yang dirasa penting.

1. Cara Backup Calendar dan Contact Android

Untuk backup kalender dan daftar kontak handphone Android, Anda dapat melakukan sinkronisasi dengan server Google (dengan catatan Anda telah sign in sebelumnya). Berikut caranya:

  1. Tekan tombol HOME
  2. Tekan tombol MENU
  3. Klik Settings (pengaturan)
  4. Klik Accounts & Sync (Akun & Sinkronisasi)
  5. Klik pada Akun Google Anda
  6. Klik tanda Sinkronisasi (gambar dua panah melingkar)
  7. Tunggu hingga proses sinkronisasi selesai

Untuk mengembalikan kontak dan kalender setelah dilakukan Factory reset, Anda hanya cukup melakukan sinkronisasi kembali.

Apabila anda tidak memiliki koneksi internet, Anda dapat melakukan backup contact Android ke SD card. Berikut caranya:

  1. Masuk ke aplikasi Contacts / People
  2. Tekan tombol MENU
  3. Klik Import / Export
  4. Klik Export to SD card

Untuk mengembalikan Contact, tinggal pilih “Import from SD card”. Apabila Anda sudah melakukan backup kontak dengan cara sinkronisasi dengan server Google, disarankan tetap melakukan backup kontak Android ke SD card.

2. Cara Backup SMS Android

Untuk backup SMS, Anda dapat menggunakan aplikasi buatan pihak ketiga yang dapat di unduh (download) melalui Android Market. Salah satu aplikasi yang pernah saya coba adalah aplikasi SMS Backup & Restore buatan Ritesh Sahu.

File Backup SMS akan disimpan di dalam folder /sdcard/SMSBackupRestore. File tersebut dapat di copy ke komputer dan dapat dibuka dan dilihat menggunakan program Microsoft Excel.

3. Cara Backup Aplikasi Android

Saat ini cukup banyak aplikasi yang dapat mem-backup aplikasi Android. Bila handphone atau tablet Android Anda telah di root, maka salah satu aplikasi yang terkenal adalah Titanium Backup. Untuk informasi lebih lanjut mengenai cara backup Aplikasi Android dapat membaca artikel:

“Cara Backup Aplikasi Android” (klik)

4. Backup Data Aplikasi

Jika handphone Anda telah di root dan menggunakan aplikasi Titanium Backup, maka Anda tidak perlu khawatir, karena Anda dapat membackup aplikasi beserta datanya. Namun apabila handphone Android belum di root, maka Anda harus melakukan backup data aplikasi satu persatu. Cara backupnya tergantung aplikasi yang digunakan / diinstall.

Misalnya Anda menginstall aplikasi ColorNote (semacam aplikasi catatan), maka untuk membackup data / catatan yang Anda buat dapat dilakukan dengan cara masuk ke aplikasi ColorNote > tekan tombol MENU > klik Backup > klik SD Card Backup > klik Backup Notes.

5. Backup File Foto, Musik, Video, dll (Backup SD Card)

File seperti Foto, Musik, Video yang tersimpan di SD card pada umumnya tidak akan terhapus saat Anda melakukan factory reset Android. Namun untuk amannya, sebaiknya data tersebut di back up terlebih dahulu ke komputer.

Cara Backup SD card:

  1. Hubungkan handphone ke komputer menggunakan kabel data atau lepaskan SD card lalu masukkan ke Card reader dan dihubungkan ke komputer. (Baca artikel: Cara menghubungkan handphone ke PC)
  2. Tunggu sampai komputer mendeteksi file-file yang tersimpan di SD card
  3. Copy atau Salin semua file dan folder yang ada di SD card ke komputer dengan cara:
    1. Buka folder SD Card
    2. tekan tombol Ctrl+A di komputer (akan memilih semua file dan folder yang ada di SD card)
    3. Tekan tombol Ctrl+C atau klik kanan mouse lalu pilih Copy
    4. Buka Folder di komputer dimana file-file SD card ingin disimpan
    5. Tekan tombol CTRL+V atau klik kanan mouse lalu pilih Paste
  4. Untuk mengembalikan file-file yang tersimpan di komputer ke SD card lagi, tinggal copy paste file-file yang disimpan di komputer kembali ke SD card

6. Cara Format Memory Card (Micro SD) Android:

Apabila Anda ingin menjual tablet/handphone Android beserta SD card-nya, maka sebaiknya SD Card di format dulu untuk menghapus data yang tersimpan. Namun kalau anda melakukan factory reset akibat ada aplikasi yang error (bukan untuk dijual), maka tidak perlu melakukan format SD card.

Untuk format SD card dapat dilakukan langsung di handphone Android maupun dapat dilakukan di komputer.

Cara format SD card menggunakan handphone Android:

  1. Pergi ke Settings (Pengaturan)
  2. Klik SD Card & Phone Storage (Penyimpanan Telepon & Kartu SD)
  3. Klik Unmount SD Card (Lepas SD Card)
  4. Klik Format SD Card / Erase SD Card (Hapus Kartu SD)

Cara format SD Card menggunakan komputer:

  1. Lepas SD Card dari handphone / tablet Android
  2. Masukkan SD card ke Card Reader
  3. Hubungkan Card Reader ke komputer > tunggu hingga komputer mendeteksi SD Card
  4. Buka My Computer
  5. Klik kanan Mouse pada drive SD card yang ingin di format (jangan sampai salah)
  6. Klik Format > Klik Start

cara format memory card di androidGambar SD Card Reader

Apabila Anda tidak memiliki Card Reader, Anda dapat membelinya di toko komputer terdekat dengan harga mulai dari Rp.15.000-50.000-an. Bentuknya bermacam-macam, tidak harus seperti diatas. Pastikan card reader yang ingin dibeli dapat membaca atau memiliki slot yang sesuai dengan ukuran dan jenis SD card yang digunakan, apakah Micro SD, Mini SD, Stick Pro Duo, dll.

Catatan: Walaupun SD card sudah di format, namun masih ada kemungkinan orang lain dapat mengembalikan file-file yang tadinya sudah dihapus dengan menggunakan program tertentu. Hal ini tentu saja cukup berbahaya bila ada file yang rahasia dan Anda tidak menginginkan orang lain mengetahuinya.

Untuk dapat benar-benar menghapus data atau file yang tersimpan di SD card agar tidak dapat dibaca oleh orang lain, lakukan hal sebagai berikut:

  1. Format SD Card
  2. Isi SD card dengan hal-hal yang menurut Anda tidak penting, misalnya video, musik, dll sampai kapasitas maksimum SD card.
  3. Format SD card kembali

Bila Anda sudah melakukan hal diatas, maka saat orang lain mencoba restore atau mengembalikan isi dari SD card Anda, yang terbaca adalah file yang baru saja Anda masukkan (File musik, video, dll). (sumber:harga-hp.com)